MENUMBUHKAN RASA EMPATI PADA ANAK SEJAK DINI

MELALUI AKSI NYATA DI TK ALHIDAYAH 7 PALEBON

 

Penulis  :Sunarti,S.Pd AUD

CGP Angkatan 4 Kota Semarang

Guru TK Alhidayah 7 Palebon                                                                               

   

     Materi dari Modul 1.4 Program Guru penggerak adalah budaya positif.Apa yang di maksud dengan budaya Positif? .Budaya positif adalah Kebiasaan kebiasaan ,nilai nilai atau keyakinan di sekolah yang berpihak pada murid agar murid dapat berkembang menjadi pribadi yang baik,positif,percaya diri ,bertanggung jawab ,kritis,memiliki empati yang tinggi dan mandiri.Disiplin positif di sekolah di antaranya adalah senyum,sapa,salam. Kebiasaan mengucap salam saat bertemu  guru atau orang lain,Cium tangan atau bersalaman,Meminta tolong dengan kata kata yang baik,Meminta maaf bila melakukan kesalahan,suka menolong,berbagi,maupun membantu orang lain

     Menumbuhkan empati pada anak sejak dini dapat di  mulai dari masa prasekolah.Ketika anak sudah memahami aturan dan budaya positif dari sebuah komunikasi yang baik antara guru dengan  murid  maupun orang tua dengan anak.Pembiasaan ini akan menjadi budaya positif bagi anak.Meskipun hal ini tidak mudah, Di butuhkan kerja keras, keteladanan dari guru ,orangtua dan usaha yang konsisten dari semua pihak.Budaya positif yang kita lakukan dapat berjalan dengan baik bila ada kolaborasi dengan semua warga sekolah maupun semua wali murid.

     Dalam menumbuhkan budaya positif pada Anak Usia Dini di sekolah dapat di mulai dengan membuat kesepakatan kelas bersama antara guru dan murid.Hasil kesepakatan bersama juga dapat di sampaikan kepada orang tua murid agar budaya positif di rumah sejalan  dengan budaya positif  di sekolah.

A.LATAR BELAKANG

    Menurut filosofis pendidikan Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah tempat bersemainya benih benih kebudayaan.maka sekolah dapat mengembangkan budaya positif melalui pembiasaan yang berkelanjutan dalam suasana belajar yang menyenangkan,bermakna dan berpusat pada murid.

    Guru adalah penuntun bagi murid menuju kodrat alam dan kodrat zaman.Penerapan budaya positif diharapkan mampu membentuk karakter yang baikbagi  setiap murid.Budaya positif dapat di mulai dengan membuat kesepakatan kelas bersama dengan murid.Kesepakatan kelas yang di buat harus dapat di pahami oleh anak Usia dini, Oleh sebab itu dalam membuat kesepakatan kelas sebaiknya menggunakan kalimat yang positf,jelas,pendek dan tidak banyak agar mudah di ingat.Dalam pelaksanaanya kita dapat bekerjasama dengan teman sejawat,warga sekolah dan wali murid.

B.TUJUAN AKSI NYATA

      Tujuan aksi nyata yang di lakukan oleh calon guru penggerak adalah:

      1.Menanamkan budaya positif pada anak untuk menumbuhkan rasa empati/peduli pada orang

         lain

      2.Memberikan pengalaman belajar tentang budaya positif pada anak di sekolah dan rekan

         sejawat.

 

C.TOLOK UKUR

  1.Kesepakatan kelas yang di buat bersama murid menjadi keyakinan kelas

  2.Di lakukan guru dengan dukungan kepala sekolah dan wali murid

  3.Terbentuknya karakter baik pada anak di lihat dari kebiasaan berinfag di hari jum’at maupun

      kegiatan berbagi lainya di kelas maupun di luar kelas

   4.Anak merasa senang melakukan kegiatan bersama teman teman

   5.Mendokumentasikan pembiasaan budaya positif di serkolah dengan bukti fisik berupa foto

      maupun video.

 

D.LINIMASA TINDAKAN YANG AKAN DI LAKUKAN

1.Sosialisasi kegiatan kepada kepala sekolah

 2.Sosialisasi kepada teman sejawat

 3.Sosialisasi dan pendampingan kegiatan kepada wali murid

 4.kolaborasi dengan teman sejawat dalam kegiatan bantuan donasi /infaq /sedekah dalam

     kegiatan mengisi kotak amal

 

E.DUKUNGAN YANG DI BUTUHKAN

1.Dukungan berupa apa saja dari kepala sekolah,teman sejawat dan wali murid

2.Dukungan dari wali murid melalui group whattapp (WA)untuk mempermudah komunikasi

3.Tripod dan handphone camera.

4.Proyektor dan layar proyektor

F.PROGRAM TINDAK LANJUT

     Calon guru penggerak akan membuat kesepakatan kelas bersama murid di kelas pada kegiatan tatap muka terbatas,dan mencatatnya untuk di tempel di dalam kelas sebagai pengingat.kemudian menyampaikan rencana kegiatan kepada kepala sekolah rekan sejawat dan wali murid.

      Dalam kegiatan ini CGP juga dapat berbagi dengan teman sejawat di sekolah dan teman sejawat dari sekolah lain.

G.LAMPIRAN FOTO KEGIATAN


     Menyampaikan rencana kegiatan CGP kepada Kepala Sekolah dan rekan sejawat   

  

 Kesepakatan Kelas


                                                                                         Menenangkan teman yang menangis



Membantu teman menyambung masker yang putus




Kesepakatan bersama menggalang donasi untuk korban semeru
 




Pelaksanaan Donasi Semeru  



 

Kegiatan Infaq Jum'at

Tanggapan Orang Tua Murid



Sosialisasi Modul 1.1 ,1.2,1.3 di PKG Gugus Tulip Dabin II







Membantu Bu Guru Membersihkan kelas



Kesepakatan Untuk Berbagi




Berbagi Pengalaman Aksi Nyata Budaya Positif dengan Teman Sejawat



                                                                             

Komentar

  1. Kegiatan penerapan budaya positif di TK Al Hidayah ini sangat menginspirasi sekali. Kita dapat mengambil pelajaran bahwa sejak usia dini siswa dapat dilibatkan dalam proses diskusi dengan tujuan pengambilan keputusan untuk membuat kesepakatan kelas. Budaya positif diterapkan melalui pembiasan siswa pada kegiatan sehari-hari di sekolah dan dikuatkan oleh orang tua di rumah. Sukses selalu untuk bu Narti.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini