PROGRAM SEKOLAH KEBOLINGKO TK ALHIDAYAH 7 SEMARANG

 

PROGRAM SEKOLAH “KEBOLINGKO”(Kebun Kolaborasi Lingkungan Sekolah )

DI TK ALHIDAYAH 7 PALEBON SEMARANG


Aksi Nyata Modul 3.3 Program Pendidikan Guru penggerak Angkatan 4

Oleh :Sunarti,S.Pd AUD


PERISTIWA (FACT)

LATAR BELAKANG

 Menurut filosofis pendidikan Ki Hajar Dewantara ,Sekolah adalah tempat bersemainya benih benih kebudayaan ,sedangkan tujuan pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada murid,agar mereka dapat mencapai keselamatan yang setinggi tingginya (wellbeing).Dalam proses menuntun ini guru berpegangan pada filosofis pendidikan KHD yaitu Ing Ngarso sung Tulodho Ing Madyo Mangun Karso Tutwuri Handayani.Pada dasarnya anak usia dini mencontoh apa yang mereka lihat dan menirukan apa yang mereka dengar.Maka guru harus dapat menjadi teladan bagi murid ,membangun kekuatan dan mendorong semangat murid muridnya dalam belajar.

Lingkungan  sekolah yang aman dan nyaman sangat penting bagi tumbuh kembang murid.karena suasana yang menyenangkan akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan secara menyeluruh baik secara fisik motorik,sosial emosional  serta perkembangan pengetahuan dan ketrampilanya.Pengalaman belajar bermakna sangat di butuhkan bagi perkembangan anak usia dini..salah satu upaya sekolah dalam pengelolaan program yang berdampak bagi murid adalah di bukanya program” KEBOLINGKO” dengan memperhatikan aset berbasis kekuatan inquiry apresiatif yang ada di Tk Alhidayah 7 .Kekuatan yang di miliki di antaranya adalah:

  1. Aset manusia (  guru , kepala sekolah  dan murid )
  2. Aspek sosial ( wali murid )
  3. Aspek fisik (Lahan kosong yang ada di samping gedung sekolah)
  4. Aspek politik (Kepala kelurahan dan perangkatnya)
  5. Aspek lingkungan (Kantor kelurahan )
  6. Aspek finansial ( pengadaan bibit ,pot/polibek dari wali murid,infaq jum’at dari murid)

ALASAN MELAKUKAN AKSI NYATA

Tk Alhidayah 7 terletak di tengah perumahan palebon,di samping kantor kelurahan dan banyak sekolah dari Pos Paud ,KB,TK,SD,SMP,SMK hingga SMA semua ada.Di lingkungan sekolah ada pasar tradisional hingga pasar swalayan,Kuliner dan Rumah makan cepat saji semua ada.Bahkan kolam renang pun ada.Tetapi ketika ingin berkebun menanam sayur,memetik sayur kami harus membuat program out class ke tempat lain yang jauh dan membutuhkan dana yang tidak sedikit.Di sisi lain ada lahan kosong milik pemerintah kota semarang yang terbengkalai persis ada di samping gedung sekolah.

Melalui kolaborasi semua aset yang ada yaitu aset manusia aset fisik , aset lingkungan,aset finansial dan aset politik termasuk kepala kelurahan palebon dan jajaranya yang terlibat dalam kegiatan ini ,maka di rancang program “Kebolingko “ yaitu Kebun Kolaborasi Lingkungan sekolah.Melalui kegiatan berkebun ini anak anak dapat melakukan aktifitas belajar di luar kelas yang menyenangkan.Karena mereka dapat belajar berbagai hal yang baru di luar kelas .

Di samping itu dengan kegiatan menanam toga( serai,jahe,kencur,temu lawak ,kunyit,jahe merah,jeruk lemon) ,sayur (terong,cabe,tomat,daun bawang,ubi jalar,pepaya,temu kunci,pandan)maupun tanaman buah(pepaya,jambu,pisang,rambutan jeruk nipis,nanas,jambu air ) anak anak menjadi suka makan sayur dan buah ,mengenal  ber,bagai bentuk obat tradisional dari toga yang mereka tanam sendiri.Sehingga pada akhirnya anak anak  akan dapat hidup sehat karena makan sayur dan buah dengan baik.

TUJUAN

Adapun tujuan dari Program Kebolingko ini antara lain:

  •  Menciptakan suasana belajar di luar kelas yang menyenangkan
  •  Menumbuhkan sikap gotong royong
  •  Meningkatkan pemahaman anak tentang macam macam tanaman ciptaan Allah
  •   Meningkatkan ketrampilan anak cara menanam,merawat dan memanen
  •  Meningkatkan pengetahuan anak manfaat berbagai macam tanaman
  •  Membuat anak menyukai makanan buah dan sayur
  • Meningkatkan pengetahuan anak tentang penggunaan obat tradisional untuk menjaga kesehatannya.
  • Membuat anak mengetahui cara hidup sehat

DESKRIPSI AKSI NYATA

Aksi Nyata ini di lakukan untuk mengubah paradigma lama tentang pembelajaran Anak Usia Dini yaitu tentang pembelajaran berdasarkan minat belajar ,gaya belajar dan prinsip belajar murid.Pembelajaran berdiferensiasi sangat di butuhkan berdasarkan kondisi tersebut.Belajar tidak hanya bisa di lakukan di dalam kelas tetapi kita juga dapat membuat pembelajaran di luar kelas yang menyenangkan dan berdampak bagi murid.Program”Kebolingko “ini di maksudkan untuk membuat pembelajaran di luar kelas untuk menumbuhkan sikap gotong royong,meningkatkan pemahaman murid tentang berbagai jenis tanaman ciptaan Allah dan membuat anak  anak suka makan sayur dan buah.Tidak hanya itu dengan tanaman toga guru juga dapat mengenalkan obat tradisional bagi anak usia dini,sehingga mereka mengetahui cara hidup sehat.

 HASIL AKSI NYATA

 Setelah merancang program ini bersama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk berdiskusi dengan murid ,mendengar suara (Voice)  dan pilihan (Choice) murid tentang kesepakatan bersama menentukan waktu dan jenis tanaman yang akan di bawa dan di tanam di kebun,maka tiba saatnya hari menanam tanaman.

Keceriaan dan semangat mereka membuat kegiatan ini sarat makna.Keterlibatan semua wali murid sangat membantu mewujudkan Kebolingko di Tk Alhidayah 7.Kita baru mulai dan ini awal yang menggembirakan bagi murid.


Lampiran proses kegiatan aksi nyata 


Langkah pertama

Rapat koordinasi dengan semua guru dan kepala sekolah membahas rencana program


 

Gambar 1:Lahan kosong                    Gambar 2:Koordinasi permohonan ijin kepala kelurahan

Gambar 3:Proses pengurugan kebun               Gambar 4:Rapat Koordinasi perwakilan wali murid


Gambar 5: Kegiatan menanam bersama           Gambar 6: Anak bergotong royong




Gambar 7:Kegiatan menanam bersama    Gambar 8: Anak tidak mau pulang takut tanaman mati

 PERASAAN (FEELING)

Pada awalnya saya merasa ragu untuk menghadap kepala kelurahan palebon,karena sudah beberapa kali usaha ini kami lakukan agar kami di ijinkan mengelola lahan samping sekolah tetapi tidak di ijinkan oleh 2 Kepala kelurahan  sebelumnya.Tetapi sekali lagi saya dan ibu kepala sekolah mencoba menghadap kepala kelurahan yang baru.Dan ternyata hasilnya jauh di atas ekspektasi saya.Di samping beliau mengijinkan ,beliau juga langsung bergerak cepat untuk membersihkan lahan dengan mengajak 7 karyawanya .Alhamdulillah saya merasa sangat bahagia.Karena pelaksanaan program sudah di depan mata.

Ketika waktu pelaksanaan anak anak gembira melakukanya.bahkan ketika sudah waktunya pulang mereka enggan meninggalkan kebun.Mereka mengamati dan bertanya bagaimana bila tanamannya mati.Ternyata dari program ini muncul kepemilikan murid.Dari kegiatan ini mereka juga belajar bergotong royong membawa pot yang besar.Mereka juga memilih tempat menanam sendiri. Kami semua sangat gembira.

PEMBELAJARAN (FINDING)

 Program Kebolingko ini memberi banyak pelajaran di antaranya adalah Meningkatkan pemahaman murid tentang berbagai jenis tanaman ciptaan Allah yang dapat di manfaatkan.Memberi pengalaman baru bagi murid dalam hal menanam dan merawat serta memanfaatkan hasil kebun.menumbuhkan sikap gotong royong dan membuat anak suka pada sayur.Dukungan dari sekolah dari guru dan wali murid sangat membantu terwujudnya program ini.Saya semakin memahami bahwa penting bagi guru mencari tahu aset aset yang dapat di manfaatkan untuk membuat kegiatan pembelajaran yang bermakna dan berbasis kekuatan sendiri untuk keperpihakan pada murid agar mereka semakin kaya akan pengetahuan ketrampilan, berempati,bergotong royong,mandiri dan selalu bisa mensyukuri nikmat yang di berikan Allah padanya sehingga menjadi profil pelajar pancasila yang berakhlaq mulia.

PENERAPAN (FUTURE)

 Penerapan pada Program kebolingko ini di harapkan memberi dampak positif bagi murid baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.karena proses menanam merawat hingga memanen memerlukan waktu beberapa bulan bahkan beberapa tahun.tergantung jenis tanaman yang di tanam.Dampak positif ini juga di harapkan berimbas pada lingkungan  sekolah ,keluarga dan masyarakat sekitar.Sehingga mereka dapat meniru memanfaatkan lahan kosong untuk menanam berbagai macam tanaman seperti tanaman sayur,toga dan buah baik  di dalam pot maupun polibek yang dapat di sesuaikan dengan kondisi tempat yang tersedia.

REFLEKSI

Kolaborasi dengan semua pihak sangat penting untuk menunjang keberhasilan suatu program sekolah.Di butuhkan komunikasi positif dengan semua pihak termasuk wali murid dan lingkungan.Kita juga perlu terus menggali aset dan potensi yang ada di sekolah kita untuk program yang berdampak bagi murid.Tantangan pasti ada dalam setiap program yang kita rencanakan.Maka di butuhkan kemampuan dan daya lenting untuk dapat mewujudkannya.Dalam program sekolah ini di mungkinkan akan banyak tantangan kedepan .Karena bila kepala kelurahan palebon sudah berganti kepemimpinan pasti akan ada perubahan kebijakan.Maka pihak sekolah harus terus membangun komunikasi yang positif dengan semua pihak agar program Kebolingko dapat terus berjalan siapapun pemimpin kelurahan palebon nantinya.


                             BEFORE                                                                        AFTER




                                                                Terimakasih

Penulis adalah guru Tk Alhidayah 7 Palebon semarang 

CGP Angkatan 4 Kota Semarang


 




Komentar

Postingan populer dari blog ini